Hit again

Get hit from life is like a good experience, it’s like get a lectured from god. And when you get hit from life. One thing that i hate is i keep thinking that peoblem. I’m a quite man, but my brain is full of loud. Whoosah….

Advertisements

Review I am Sahraza by Satubelas

This book is beautiful
Oke sebelumnya gue belum pernah ngereview sebuah buku tapi buku ini bikin tangan gue gatel untuk ngereview.
Buku ini tebel pastilah. Review yang absurd.
Pertama kali kenal buku ini lewat seorang temen yang ngrekomen. Buku terakhir yang ane baca kepunyaan Robin Sharma, judulnya The Monk who sold his ferrari.
Buku karangan Hanum ini buat gue jadi pengen beli karangan karangan Hanum sebelumnya. Ceritanya ekstraordinary, renyah, heart-warming. Gue nyesel baru tahun ini kenal namanya Hanum. Mereka membuat candu untuk membaca problema problema dalam novel ini. Padahal kebanyakan dari buku ini merupakan problema. Chapter chapternya itu bikin pengen dieksplorasi terus.
Well gue tipe seneng baca buku yang kayak gini. Buat gue buku ini itu menyadarkan kita bahwa kehidupan sehari hari itu kayak yang dibilangin di buku itu.

Punya anak ternyata enggak segampang yang dipikirkan. Ada keterlibatan hal ghaib yang sedang terjadi ketika dua insan ini menjalani sebuah pernikahan. Dan ketika tahun demi tahun hal yang di ingin inginkan belum juga terkabulkan Hanum menceritakan dengan penuh gamblang apa yang terjadi. Seakan memberi pelajaran kepada insan insan lainnya yang sedang menjalani pernikahan awal mereka.

Yang paling nusuk ketika mereka bertemu dengan pasangan yang lain yang ternyata dari segi material mereka menang. Tapi dari segi kekayaan hati mereka kalah. Hanum you’re a great writers. I’m going to read another your books. πŸ“š

Mata Sinis Konsumen

Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang

😘 blog kesayangan

Udah lama berdebu sejak 8 bulan nggak di utek utek… Yup ini gue… Nulis kalau lagi mood. πŸ™Š

Oo ya selama 8 bulan ini gue udah pindah tempat kerjaanya. Sesuai dengan judulnya gue mau mengkritik para konsumen di tempat gue sekarang. Dulu gue ditempat orang yang pada periksa dengan keadaan dimana orang orang tidak gawat darurat.

Continue reading “Mata Sinis Konsumen”

Satu Belas 2018

Oke kemaren kemaren sempat khilaf nggak nulis berbulan bulan, sempat nyari kerja nganggur berapa bulan dan voila kerja! Bung!

Alhamdulillahirobbilalamin, segala nikmat telah tercurahkan walaupun hamba ini masih tenggelam dalam kubangan dosa. Astasgfirullah.

Ane akan nyeritain sebuah pengalaman kerja yang ane rasain di sebuah rumah sakit bedah swasta di kota batik. Well seperti rs biasanya dingin, semuanya kursi dingin, ac dingin, minuman dingin, bahkan beberapa orang disana dingin dingin hmmm. Capek tentu, tapi seneng juga akhirnya bisa capek untuk nolong orang, ini yang buat gue bahagia. Ngeliat dengan mata kepala sendiri ketika ibuk ibuk bahagia banget bisa jalan lagi, ada yang bahagia bisa nekuk lagi tangannya, kakinya, anunya hmm.

Well mungkin sebagian orang, bisa jalan, bisa nekuk tangannya, lehernya, kakinya hal yang normal. Tapi mereka begitu bersyukur, kenapa? Mereka telah melalui hal yang mungkin gak bisa kamu bayangkan, bertahun tahun untuk bisa kembali nekuk, jalan, napak, lari. Bersyukurlah Manusia sesungguhnya kebanyakan kamu berada dalam kerugian. Ketika kau melihat bahagia di rs, kebanyakan di rs melihat bukan duka lara sih bisa dibilang strugling, survival, mengalami cobaan ya, mereka yang begitu kuat yang bisa melaluinya, ada yang merasakan neraka setiap 2 hari sekali, serasa seperti dikuliti hidup hidup, bahkan ada yang harus melaluinya setiap hari. Well gue gak akan melanjutkan karena ini inapropriatr banget.

Tapi manusia manusia itu sedang disayangi, digugurkan dosa dosanya, di ingatkan bahwa mereka itu hanya hamba. Hmmmm, begini ini kalau kerja di rs kau begitu tau tangan Allah itu sangat dekat, di satu ruangan itu serasa hanya ada kamu, pasien dan liang kuburnya. Alhamdulillahirobbilalamin, semoga Allah selalu melindungi kita semua, dijaga kesehatanya untuk tahun ini, dan di tahun tahun depan, Aamiin. 

Udah ngeblock dan see you in the next post.

Memories

This content will be inappropriate to your stone hearted because of menye menye words

that laugh that day that we’re gonna be separated is the mesmerised laugh that we’ve ever did.

Saya tenggelam ketika hari pertama saya masuk dulu, ketika saya terlambat pada suatu jam mata kuliah (kesan pertama yang buruk) jam dimana saya seharusnya masuk sangat awal tetapi untuk orang sepertiku malah kebalikanya. Terlambat. Di lihat oleh orang banyak. Duduk di pojok. Menolak tawaran seorang teman untuk duduk di sampingnya. That’s my first day at college.

Well kenapa juga saya milih di kampus mulia itu? Karena umur, karena hari dimana saya mendaftar adalah hari dimana semua kampus udah memulai ospeknya sedangkan aku mencari harapan agar tidak putus sekolah 1 tahun lagi, karena sma dulu lulus pada tahun 2011.

Tahun pertama yang melelahkan, masih dipake untuk nyambi kerja dan dilanjutin sepedaan pake helm pulang pergi. Pake seragam yang panjang selutut selama 2 tahun. But in that years i see a hero that had superpower to smile at every situation. That made me know that life has a different plan for different people. Made realized that there are somebody like me who has a “hard level” life. 

Thanks to you, who had taught me to be relax and to be patient. Thanks for all the time that we had to happy, laugh, sad, feel pain together. 

And the one last year is very hard for me. For we maybe. Kita harus nglewatin 6 bulan di rs, di desa dengan tugas yang menumpuk dengan manajemen waktu yang ketat, but we face it, yeah we face it. And we pass it with awesome.

Life is just begin today. We’re gonna be some people who had different purpose. So pray hard, I hope that we all guided to be a good people. Awesome people. Extraordinary people. Aamiin

Melayani orang tua

Akhir akhir ini disibukkan dengan tugas akhir, karya tulis ilmiah yang saya sengajakan mengajukan judul yang di acc dengan tugasnya untuk melayani orang tua, yang merupakan hal yang 2 tahun ini biasa saya lakukan. 

And you know what?. Something i feel happy with them. Saya merasakan hal yang telah lama tidak saya punyai. Mereka merupakan legenda hidup di masing masing hal. Mereka mengajarkan saya bagaimana baiknya dalam menua. Beberapa dari mereka mencontohkan apa yang baik dan apa yang buruk bagaimana menjalani hidup. Mereka seperti ayah kedua, ketiga, keempat dan seterusnya bagiku.

And for your information. Kadang kadang banyak dari mereka menceritakan hal melebihi apa yang diceritakan kepada anak anaknya atau cucu cucunya. Menjadi orang lain terkadang dapat menjadi lebih dekat kepada seseorang ketimbang terikat oleh ikatan darah. Dan hal penting yang dapat saya sampaikan kepada anda sekalian, janganlah membuang buang waktumu hanya untuk mencari keduniawian. Terkadang yang harus kamu lakukan ialah berhenti sejenak dan mendekatlah kepada keluargamu sebelum mereka menjauh. See you at the next 11.

A little space

I miss ~

Hari ini, saya gamang. Setelah kurang lebih 6 bulan praktek, suka duka sana sini. Saya gamang. Seperti ada sesuatu yang hilang. Entah apa yang hilang saya tidak tau. Tapi yang pasti saya telah kehilangan hari hari sibuk saya. Untuk hari ini saja. Besok… entahlah, do not assume the future. 

Saya rindu sekali menghabiskan hari hari saya dengan mengikuti kajian, membaca novel, mendesain, menggambar, jogging di sore hari, minum coklat panas, badminton, futsal, berenang, sepedaan, hawa dingin gunung di pagi hari, tanah gembur basah di tanah lapang, utak utek internet marketing, ngerjain orderan, bakti sosial, jadi asisten untuk sirkumsisi, I miss all that things a lot.

Is there something inside me that made me different than 6 months ago. I do realize i changes a lot. I’ve lost my time, my money, my chances, my sleeps, my energy, even my friend. Actually I had so many stories, so many stories.